Kamis, 12 April 2012

Kini, Apple Perusahaan Terkaya di Dunia


SAHAM raksasa teknologi Apple melampaui angka US$600 miliar atau Rp 5.500 triliun untuk pertama kalinya dalam sejarah. Angka tersebut mengokohkan posisi Apple sebagai perusahaan paling mahal di seluruh dunia.

Nilai saham Apple mencapai titik tertingginya US$644 sekitar Rp6 juta pada Selasa (10/04), padahal pada Februari lalu baru saja melampau harga US$500.

Saham Apple sudah melonjak nilainya hampir 60 perseb sejak awal tahun ini. Hal itu adalah tonggak pencapaian penting bagi pabrikan iPhone itu. Padahal, saham Apple baru dihargai US$3,19 Rp30 ribu pada 1997, saat perusahaan itu terancam bangkrut.

Pesaing terdekat Apple adalah Microsoft yang bernilai US$260 miliar atau Rp 2.380 triliun. Microsoft pada 1999, pernah mencapai nilai US$619 miliar atau kurang lebih Rp5.677 triliun dalam bentuk kapitalisasi pasar.

Spekulasi menyebut booming era teknologi baru akan segera muncul, diikuti dengan kelesuan setelahnya.

Pada Senin (9/4), raksasa jejaring sosial Facebook baru saja mengumumkan belanja fantastis senilai US$1 miliar atau Rp9 triliun untuk penyedia aplikasi berbagi foto Instagram. Perusahaan mungil yang hanya mempekerjakan 13 pegawai dan baru didirikan pada Oktober 2010.

Kebangkitan Apple di bawah kemudi mendiang Steve Jobs muncul berkat terobosan dalam produk komputer dan kemudian pemutar musik iPod, diikuti iPhone dan iPad.

Jobs turut membidani lahirnya Apple di lembah Silicon pada 1980an. Namun kemudian dipecat pada akhir dekade itu.

Jobs lalu diminta bergabung kembali tahun 1997, dan menerapkan perubahan pada lini produksi Apple. Kembalinya Jobs mencapai puncak pada kesuksesan iPhone serta tablet-nya, iPad.

Pada Januari lalu, Apple melaporkan angka keuntungan terbesarnya dalam tiga bulan 2011. Pada akhir tahun yang sama, perusahaan ini melaporkan memiliki simpanan uang tunai 97,6 miliar atau Rp893 triliun.

0 komentar:

Posting Komentar